Jika dilihat dari perkembangan musik masa kini, saya yakin pasti pendengar atau penikmat musim jenis keroncong sudah mulai menurun dari tahun ke tahun. Bahkan mungkin hanya segelintir orang saja yang masih ingat dengan jenis musik keroncong ini. Seperti yang kita tahu bahwa keroncong merupakan suatu jenis musik yang biasanya hanya dimainkan dibeberapa daerah diacara tertentu. Banyak staf agen judi terpercaya Lexus365 yang berpendapat bahwa musik keroncong ini tidak perlu untuk diingat dan hapalkan.

Memang benar, bahwa mengingat suatu musik daerah bukanlah hal yang wajib kita lakukan. Namun, ingatkah kita semua bahwa keroncong merupakan salah satu musik khas Indonesia yang perlu kita lestrikan dan budayakan. Hal ini bertujuan agar kecirikhasan musik keroncomg itu sendiri akan tetap terjaga dengan baik.

Nah, lalu bagaimana cara kita membudidayakan musik keroncong khas Indonesia ini? Sebelum kita membahas tentang cara melestarikan musik keroncong, mari kita tengok perngertian musik keroncong dan sejarah perkembangannya hingga masa kini!

Pengertian Musik Keroncong

Secara gambaran umum, musik keroncong merupakan suatu jenis musik asli dan khas dari Indonesia yang mana biasanya dimainankan dengan iringan alat music suling, dawai, dan vocal. Musik keroncong sendiri sebenarnya lebih dikenal atau lebih condong pada progresi akord dan jenis alat musik yang digunakan. Musik keroncong sendiri diketahui ada 5 macam yaitu:

Keroncong langgam jawa

Keroncong langgam jawa ialah merupakan jenis musik keroncong yang mana merupakan bentuk adaptasi keroncong dengan tradisi musik gamelan. Keroncong langgam jawa ini memiliki ciri khas khusus yaitu adanya penambahan instrument yang digunakan seperti: kendang, siter, saron, dan masih banyak lainnya.

Keroncong Beat

Keroncong Beat ialah sebuah music keroncong yang dimainkan bukanlah  musik dengan rangkaian harmoni keroncong dan tidak menggunakan kunci minor. Beberapa contoh lagu keroncong beat yang terkenal ialah Monalisa, La Paloma, Mawar Berduri, Widuri dan lainnya.

Keroncong campur sari

Keroncong campur sari ialah musik yang dimainkan dengan gabungan alat gamelan dan musik keroncong. Beberapa daerah yang masih sering menggunakan lagu ciri khas ini ialah Solo, Ngawi, Sragen, dan sekitarnya.

Keroncong Keos Plus

Keroncong Keos Plus ini lebih dikenal sebagai musik perintis rock. Yang menjadi ciri khas jenis musik ini ialah musik keroncong keos plus merupakan musik campuran antara keroncong dan musik dan lirik barat (yaitu lirik bahasa Belanda).

Keroncong Dangdut

Keroncong dangdut terbentuk karena adanya pengaruh musik dangdut dalam musik popular di Indonesia. Seiring dengan menguatkan jenis musik keroncong campur sari, ada banyak musisi yang sengaja memasukkan unsur musik beat dangdut ke dalam musik keroncong langgam jawa. Dari situlah keroncong dangdut mulai terbentuk.

Sejarah Musik Keroncong Asli Indonesia Dari Masa ke Masa

Menurut sejarah, musik keroncong ialah musik yang berasal dari jenis musik Portugis, yang mana lebih dikenal dengan sebutan fado di abad ke-16. Pengenalan musim keroncong di Indonesia, pertema kali masuk ialah dari Malaka. Kemudian, musik tersebut dimainkan oleh budak dari Maluku.

Dari abad ke abad, musik keroncong selalu mengalami perkembangan yang sangat bagus. Semakin ke sini, alat instrument yang digunakan untuk mengiri lagu keroncong pun sudah semakin bervariasi.  Itulah mengapa sebenarnya perkembangan musik keroncong di Indonesia semakin bagus, walaupun sudah banyak orang yang melupakannya.

Berdasarkan sejarahnya, musik keroncong selalu mengalami perkembangan yang pesat dalam setiap tahunnya. Nah berikut ini ada beberapa ulasan mengenai perkembangan musik keroncong dari tahun ke tahun , dan hingga masa kini.

  1. Masa keroncong tempo dulu dari tahun 1880 hingga 1920

Musik keroncong untuk pertama kalinya muncul secara luas di hadapan masyarakat mulai pada tahun 1880, tepatnya di daerah Tugu yang kemudian semakin menyebar ke daerah selatan seperti Gambir dan Kemayoran. Pada masa ini, para musisi Indo dan beberapa pemain biola legendaris mulai memperkenalkan musik keroncong ke masyarakat luas. Dari tahun inilah, keroncong mulai dikenalkan dan mulai disukai banyak orang.

  • Masa keroncong abadi tahun 1920 hingga 1960

Pada masa perkembangan ini, musik keroncong mulai diiringi dengan beberapa alat musik jawa yaitu gamelan. Para musisi sudah mulai melakukan aransemen pada musik keroncong dengan alat gamelan. Beberapa alat gamelan jawa yang digunakan oleh mereka ialah gitar, siter, dan saron.

  • Masa keroncong modern

Perkembangan musik keroncong di Solo memang sangat luar biasa. Pengenalan musik keroncong di masa modern ini cukup memberikan pengaruh besar terhadap musik tersebut. Pada masa modern ini, aturan baku dari musik keroncong sudah tidak berlaku lagi. Hal itu dikarenakan sekarang musik keroncong sudah mulai dicampur dengan aturan baku dari musik pop terbaru.

  • Masa keroncong millennium tahun 2000 hingga saat ini

Meskipun musik keroncong di era millennium belum termasuk bagian dari musik industry musik pop Indonesia, namun untungnya beberapa pihak masih tetap mengapresiasi musik keroncong ini. Menariknya lagi, pada tahun 2008, musik keroncong mulai digunakan oleh seorang musisi bernama Bondan Prakoso untuk dimix atau dicampur dengan musik jenis rap. Ini merupakan salah satu terobosan baru dari jenis musik keroncong. Dan kenyatanya musik itu pun lebih mudah dinikmati para pendengar.

Dari sejarah musik keroncong yang kita tahu, dari awal pengenalan hingga masa kini, sebenaranya masih banyak orang yang kurang tertarik dengan musik keroncong original. Justru, kebanyakan dari pendengar lebih memilih jenis musik keroncong yang sudah dicampur dengan musik atau instrument alat musik lainnya. Dari sinilah kita belajar, meskipun peminat musik keroncong original sudah mulai menurun, namun beruntungnya masih ada peminat musik tersebut walaupun kenyataanya sudah bukan original lagi melainkan sudah dicampur dengan jenis musik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *